About my Blog
Blog ini berisi monolog-monolognya A.R.Juna. yang dipublikasikan di atas internet. Semoga dengan membaca blog ini dapat memberikan manfaat tersendiri bagi yang membacanya.

Senin, 16 Agustus 2010

Pikiran Seorang Mualaf

Postingan kali ini merupakan terjemahan Bahasa Indonesia dari tulisan seorang teman saya di Jepang yang memutuskan untuk memeluk agama Islam sekitar setengah tahun yang lalu.

Saat itu dia ingin menyampaikan pikirannya dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan saya diminta tolong untuk menerjemahkannya. Kemudian saya diberi izin untuk mempublikasikannya di blog saya sendiri, karena saya tertarik dengan sudut pandang yang dimilikinya.
Namun setelah sekian lama, saya baru post hari ini, siapa tahu ada yang tertarik.

私の名前は○○です。
Nama Saya○○

まず、異文化を尊敬することのできる教育をしてくれた両 親に、感謝したいと思います。
Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada kedua orang tua saya yang telah mengasuh dan mendidik saya untuk menghormati budaya asing.

イスラム教との出会いは、私がインドネシアの文化に興味を持ったことから始まりました。2003年に仙台でインドネシアを紹介する大きなイベントがありました。とあるインドネシアの踊りを踊れることがきっかけでそのイベントを手伝ったことから、仙台にもインドネシア人が沢山いることがわかりました。
Pertemuan saya dengan agama Islam berawal dari ketertarikan saya terhadap budaya Indonesia. Pada tahun 2003 di Sendai ada event besar yang memperkenalkan tentang Indonesia. Karena dapat
menari suatu tarian Indonesia saya membantu event tersebut, dan kemudian mengetahui bahwa di Sendai pun banyak orang Indonesia.



イベントを作る過程で、彼らがとてもいい人たちであることに驚きを禁じえませんでした。もちろん日本にもいい人はいますし、多分世界中どこの場所に行っても絶対にいるものです。しかし、彼らは誰に対しても平等によくしていて、それがどうしたらできるのかということが次第に気になり、その後、だんだんに、彼らの多くがイスラム教徒であって、それはイスラムの考えから来ることがわかりました。
Dalam proses melaksanakan event tersebut, saya tidak bisa berhenti terkejut kalau mereka itu orang yang sangat baik. Tentu saja di Jepang juga ada orang baik, mungkin apabila kita pergi ke tempat mana pun di dunia ini pasti ada orang baik. Namun, mereka ini terhadap siapa pun berlaku baik secara adil, kemudian saya tertarik kenapa mereka bisa seperti itu, dan kemudian sedikit demi sedikit, saya mengerti kalau mereka itu kebanyakan merupakan pemeluk agama Islam, dan perilaku mereka itu datang dari pikiran Islam.

数年の間、友人達とのつきあいから、イスラム教のいいところが割とわかってきて、例えば平等とか、家族を大事にするとか、ガマンや感謝が出来るところなどですが、イスラム教徒を尊敬はしても、自分が信仰を持つとは思いませんでした。
Beberapa tahun yang lalu, karena pergaulan dengan teman, saya sedikit banyak menjadi mengerti tentang sisi positif agama Islam, misalnya tentang kesetaraan, mengutamakan keluarga, kesabaran dan rasa syukur. Namun walaupun saya menghormati para pemeluk agama Islam, saya tidak berpikir untuk memeluk Islam.

ひとつの原因は、信仰というのは、困った人とか、幸せじゃない人が、もつものというイメージがあったせいかもしれません。海外などでは信仰をもつのは普通というイメージですが、今でも日本人が宗教になにか入ったときくと「あら、なにか不幸なことがあったのかしら」と思ってしまいます。
でも、幸せに生きていた私は差し迫った必要性がありませんでした。
Satu alasan adalah, mungkin karena walaupun di luar negeri Jepang, memeluk agama itu mempunyai image yang biasa saja, agama mempunyai image bahwa orang-orang yang dalam kesulitan/masalah, atau orang-orang yang tidak bahagia, yang memeluk agama. Sekarang pun apabila saya mendengar ada orang Jepang yang masuk ke agama tertentu, saya jadi berpikir "wah, jangan-jangan ada hal yang membuat dia tidak bahagia".
Tapi, bagi saya yang hidup dengan bahagia, tidak ada kebutuhan yang mendesak untuk memeluk agama.

また、ひとつの原因は、Allahの存在がとても怖いものに感じたのが原因だと思います。イスラムのイメージは、豚を食べちゃだめ、酒もだめ、pacaranもだめ・・・いろんなものを駄目という怖い神様・・・
しかしここ1年ALLAHの色々な話を聞いて、「だめ」といいたいのではなくむしろ私たちを'許したい’とおもっている優しい神様なんだ、ということをききました。
Kemudian, satu alasan lain adalah, saya merasa bahwa Allah itu menakutkan.
Image Islam adalah, Tuhan yang menakutkan yang melarang makan babi, minum arak, pacaran, dan banyak hal lainnya.
Akan tetapi, selama 1 tahun ini mendengarkan cerita tentang Allah, bukan merupakan Tuhan yang mengatakan "tidak boleh" melainkan "ingin memaafkan" kami.

数年の経験と数冊の本で、自分が宗教をもっていいのかとずいぶん迷いましたが、いつまでも迷っていてもそのまま死んでしまうようにも思いました。
いい宗教だと思うことと、自分が入ることは別でした。
まだまだわからないことがあるのに、入ってはいけないように思いました。でも、全部わかってから入る必要もないのでした。
Dengan pengalaman selama beberapa tahun dan sejumlah jilid buku, saya bingung apakah merupakan Agama yang tidak apa-apa untuk dipeluk, namun kebingungan selamanya pun, Saya seperti berpikir untuk meninggal dan tetap seperti ini. Pikiran bahwa agama ini adalah agama yang bagus, dan masuk ke agama tersebut adalah hal yang berbeda. Padahal masih banyak hal yang tidak saya mengerti, namun saya jadi berpikir saya tidak boleh masuk ke agama ini. Kebutuhan untuk masuk setelah mengerti semuanya pun tidak ada.

11月にshahadatの読み方を教えてもらいました。教えてくれた人は、その日から毎日一回以上、一緒に読んでくれて、それをしてたら、フシギと今までは抵抗があったのに、あ、もうMASJIDに電話してみよう、と思いました。
Di bulan November saya diajari cara mengucapkan 2 kalimat syahadat. Orang yang mengajari saya tersebut, sejak hari itu, setiap hari, lebih dari sekali, membaca dengan saya bersama-sama, setelah itu, secara ajaib saya berpikir untuk mencoba menelepon ke Masjid, padahal sampai saat itu masih ada perlawanan dalam batin.

それで先日から、みなさんの力をかりて、仙台のMASJIDでshahadatすることができました。
ありがとうございました。
Kemudian sejak beberapa hari yang lalu, dengan meminta bantuan semua orang, saya mengucapkan 2 kalimat Syahadat di Masjid Sendai.
Terima Kasih.

みなさんにお世話になりましたが、特にインドネシアのみなさん、
そのなかでもこの人がいなかったらここにこなかった、と感謝の気持を申し上げたいのは、インドネシアに帰られましたがBu B***とpak S**、ほんとうにありがとうございます。それからD****、彼女もよく私とイスラムの架け橋になってくれました。この場を借りてお礼を言います。
Saya telah merepotkan semuanya, terutama orang-orang Indonesia semuanya. Di antaranya, apabila tidak ada orang ini, saya tidak akan sampai ke sini, oleh karena itu perasaan terima kasih yang ingin diucapkan adalah kepada orang-orang ini, Bu B*** dan Pak S** yang telah kembali ke Indonesia, benar-benar terima kasih banyak. Kemudian D****, dia pun telah menjadi jembatan bagi saya terhadap Islam. Meminjam tempat ini, saya ingin mengucapkan terima kasih.

0 komentar :

Poskan Komentar